All English SMA N 1 SLAWI

TENSES REVIEW (an easy learning of tenses)

Posted in Uncategorized by sunartonurnaeni on 15 April 2009

membuat-kalimat-bahasa-inggris-itu-gampang-b

tenses-review

MEMBUAT KALIMAT BAHASA INGGRIS ITU GAMPANG

(EASY ENGLISH)

By Sunarto

  1. Pendahuluan

Pemelajaran Bahasa Inggris di sekolah pada umumnya masih berkendala. Bagi guru, menemukan metode yang tepat untuk setiap kompetensi merupakan kesulitan yang paling sering dialami. Para siswa mengalami kesulitan dalam banyak hal. Kosa kata, structure, budaya dan penerapannya adalah kesulitan klasik bagi mereka. Ada kendala-kendala yang menjadikan hal tersebut terjadi, misal kurangnya sarana pemelajaran.

Salah satu kesulitan siswa, structure, merupakan kesulitan yang hampir tidak ada solusinya. Hal ini dikarenakan adanya hafalan yang bagi siswa tertentu sangat sulit melakukannya. Menghafal rumusan tenses merupakan satu hal yang paling populer. Hal ini karena tenses merupakan aturan pertama yang digunakan dalam menyusun kalimat dalam bahasa Inggris.

  1. Permasalahan

Bagaimana menyusun kalimat dalam bahasa Inggris dengan tenses yang benar tanpa banyak menghafal rumusan tenses?

  1. Pembahasan

    1. Verb Forms

Yang pertama diperhatikan yaitu bahwa kalimat dalam bahasa Inggris itu wajib ber-Subject dan ber-Predicate, atau ditulis S + P. Inti dalam membuat kalimat dalam bahasa Inggris adalah Predicate-nya, karena dalam predicate terdapat pesan yang disampaikan berhubungan dengan makna pesan tersebut. Predicate bisa bermakna harfiah sesuai arti kata kerja yang ada di dalamnya maupun bermakna kontekstual, dan juga membawa pesan waktu dilakukan, termasuk lampau, sekarang atau biasa dilakukan, yang akan datang serta telah selesai dan sedang dilakukan.

Berhubungan dengan arti harfiah kata kerja bisa dilihat di kamus bahasa Inggris, sementara pemaknaannya bisa berbeda-beda. Satu kata kerja bisa mempunyai banyak arti bergantung pada konteksnya, maka untuk membeli kamus usahakan kamus yang mempunyai banyak arti, dan contoh penggunaannya.

Waktu suatu pekerjaan dilakukan dimulai dari pengenalan bentuk kata kerja. Dalam pembahasan umum kata kerja hanya dibagi dalam tiga bentuk yaitu kata kerja yaitu kata kerja bentuk pertama (VI) atau present, bentuk kedua (VII) atau past, bentuk ketiga (VIII) atau past participle. Tetapi dalam pembahasan ini penulis menggabungkan bentuk-bentuk kata kerja yang lain sehingga ada 5 (lima) bentuk kata kerja. Yang pertama yaitu kata kerja infinitive (V-inf) atau kata kerja asal digunakan pada future tenses dan kalimat ber-modal, bentuk pertama, present (VI) digunakan pada present tenses, bentuk kedua, past (VII) yang digunakan pada past tenses, bentuk ketiga, past participle (VIII) yang digunakan pada perfect tenses dan kalimat passive, bentuk –ing (V-ing) digunakan dalam continuous tenses. Kata kerja VIII dan V-ing sering juga digunakan sebagai adjectives.

Dalam bentuk matrik seperti di bawah ini:

V-inf

(biasa diawali dengan to -)

VI

present

VII

past

VIII

past participle

V-ing

present participle

sekedar

arti

Go

go, goes

went

gone

going

pergi

Have

have, has

had

had

having

mempunyai

Make

make, makes

made

made

made

membuat

Come

come, comes

came

come

coming

datang

Do

do, does

did

done

doing

mengerjakan, melakukan

See

see, sees

saw

seen

seeing

melihat, bertemu

Structure words dan modal

Be

is, am, are

was, were

been

being

adalah, merupakan, berada dll.

Have

have, has

had

having

telah

Do

do, does

did

will

would

akan

can

could

dapat

shall

should

akan

may

might

mungkin, boleh

Must

had to

harus

dan lain-lain

    1. Tense Names

Nama-nama tenses diambil 3 (tiga) nama dasar waktu yaitu;

past (lampau),

present (sekarang),

future (yang akan datang)

ditambah

perfect (rentang waktu/ telah/ selesai) dan

continuous (sedang terjadi)

Tenses terdapat pada predicate, sehingga perlu diperhatikan verb (susunan kata kerja) dalam dalam predicate.

NO

NAME OF TENSE

TIME

VERB

1

Past

lampau

VII

2

Present

sekarang

VI

3

Future

yang akan dating

will/shall + V-inf

4

Perfect

sudah, telah selesai

have + VIII

5

Continuous

sedang berlangsung

be + V-ing

6

Passive

berarti: di … / ter ….

be + VIII

Nomer pada kolom paling kiri adalah urutan penamaan tenses. Urutan terakhir, passive, tidak masuk elemen tenses, tetapi secara struktur dia masuk pada urutan terakhir pada predikat.

Penamaan tenses dimulai dari nomor 1 atau 2 lalu dilanjutkan 3, 4, 5. Nomor 1 dan 2 hanya diambil salah satu 1 atau 2, past atau present.

Tersusun 12 nama tenses utama yaitu:

Past

Past Perfect

Past Continuous

Past Perfect Continuous

Present

Present Perfect

Present Continuous

Present Perfect Continuous

Future

Future Perfect

Future Continuous

Future Perfect Continuous

Ditambah 4 nama Conditional tenses yaitu:

Past Future

Past Future Perfect

Past Future Continuous

Past Future Perfect Continuous

Penamaan dimaksud bertujuan hanya untuk mempermudah menyusun kalimat, bukan penamaan resmi.

    1. Kejadian nyata dan mengungkapkannya dalam kalimat.

Untuk mengungkapkan suatu kejadian nyata menjadi kalimat, perlu dilihat kapan itu terjadi.

Misal:

1. Kemarin siang aku pulang dari sekolah sekitar jam 2 siang.

2. Ketika aku berjalan ke sekolah, aku bertemu dengan dia.

3. Dia mengajar di SD Negeri 3 Bulakamba.

4. Jarak dari Solo ke Yogya 60 km.

5. Matahari terbit dari timur.

Kalimat pertama, Kemarin siang aku pulang dari sekolah sekitar jam 2 siang, terjadi di waktu lampau (Past), tidak ada unsur selesai (Perfect) dan sedang terjadi (continuous).

Jadi hanya ada : Past : VII ===> S VII

Menjadi: Yesterday, I (VII +go= went) home from school at about 2 o’clock in the afternoon.

Sorry, it hasn’t finished yet.

7 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Mohammad Jindar said, on 7 October 2009 at 9:03 pm

    NS2/26/Mohammad Jindar A
    Increased standards of national test scores in Indonesia aims to improve the quality of education in Indonesia. however, with rising standards of national test scores to be 5.0 among many people who does not agree, because by looking at the school facilities in Indonesia is still poorly prepared to carry it out.

  2. Bora said, on 5 September 2010 at 12:01 pm

    Well i like this site. And i have a question for you Sir ? how to learn and memorize words of English ? Show me the way Sir !
    Thank you.

    • sun said, on 20 November 2010 at 7:21 am

      It is easy theoritically to memorize words of English. I suggest that you read a lot, whatever you like, reading materials. You can do this in all your spare time.

  3. XII SS 2 15 Husaini Bachtiar said, on 13 October 2012 at 6:38 pm

    XII SS 2 15 Husaini Bachtiar

    Waktu Tambahan Jam

    Statement : Waktu tambahan jam pelajran disekolah menimbulkan pro dan kontra

    Preview : Saat ini,para kelas XII sangat sibuk untuk mempersiapkan ujian nasional. Selain itu, mereka pun juga diberatkan dengan tugas tugas sehingga persiapan tersebut kadang terbengkalai. Untuk itu sekolah memprogramkan jam tambahan untuk mengulang atau menambahkan materi sehingga kelas dua belas lebih siap untuk menghadapi ujian nasional

    Argument : Tambahan jam sekolah ini berfungsi untuk mengulang atau menambah mata pelajaran yang mungkin lupa ataupun belum paham sebelumnya. Materi yang ditambahkan merupakan materi materi yang hanya diujikan pada ujian nasional. Selain itu , waktu ini juga bisa dimanfaatkan untuk membahas soal soal yang akan diujikan ketika akan masuk ke perguruan tinggi. Hal tersebut pun dapat memudahkan para siswa ketika akan masuk keperguruan tinggi yang diinginkan.
    Namun, tambahan jam tersebut menimbulkan berbagai kerugian. Yang pertama, pada saat jam tambahan pagi yang dimulai pada pukul 06.00 pagi, banyak para siswa yang masih terlambat. Kemudian setelah berakhirnya jam tambahan tersebut, banyak para siswa yang pergi ke kantin melebihi waktu yang diberikan sehingga pada jam pelajaran berikutnya sangat terganggu. Lalu, pada saat jam tambahan siang hari, waktunya terlalu lama sehingga banyak para siswa yan merasa jenuh. Apalagi siswa yang belum makan siang karena istirahatnya sangat singkat.

    conclution : Penerapan jam tambahan sekolah harus diatur dengan baik. Para guru sebaiknya mengatur jam jam tambahan tersebut dengan baik sehingga para siswa tidak merasa lelah ataupun jenuh. Begitu pula sebaliknya, para siswa juga harus tertib dalam mengikuti jam tambahan tersebut sehingga untuk mata pelajaran yang lain bisa terlaksana dengan baik. Saya setuju bahwa tambahan pelajaran itu sangat bermanfaat meskipun kadang ada beberapa siswa yang merasa sungkan dengan jam tambaan tersebut.

    Additional Time Clock

    Statement : The extra time at school pelajran raises the pros and cons

    Preview : Currently, the class XII are very busy preparing for the national exam. In addition, they were also burdened with tasks that preparations are sometimes neglected. For that extra hour school programmed to repeat or add material that twelfth grade better prepared to face the national exam

    Argument :Additional school hours serves to repeat or add subjects that perhaps forgot or did not understand before. The material is added to a material matter only tested on the national exam. Moreover, time can also be used to discuss the questions that will be tested when it will go to college. It can also be easier for the students when going into the desired college.
    However, additional hours caused varying losses. The first, at the time of an extra hour in the morning starting at 06.00 am, many of the students who are late. Then after the end of extra time, many of the students who went to the canteen over the allotted time so that at the next lesson very disturbed. Then, as additional hours during the day, the time is too long so many students yan bored. Moreover, students who have not eaten lunch because the rest is very short.

    Conclution :Application of additional school hours should be regulated. The teacher should set the clock extra well so the students do not feel tired or bored. Vice versa, the students also had to order in extra hours so that follow for other subjects can be done well. I agree that the extra lessons were very helpful although sometimes there are some students who felt uncomfortable with the additional

  4. Afif Kakeru said, on 3 November 2013 at 7:48 pm

    XII NS 7 Mohammad Afif Waliyurrohman

    Statement Task 28-4th November 2013

    Please download my assignment in here: http://goo.gl/NZD3jy

    Thank you…

    • Afif Kakeru said, on 3 November 2013 at 7:50 pm

      Link alternative: http://goo.gl/JQgIZu

      • asykur banuaji w said, on 6 November 2014 at 3:24 am

        Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan.  Hedonisme merupakan ajaran atau pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup dan tindakan manusia. ITerdapat tiga sekolah pemikiran dalam hedonis yakni Cyrenaics, Epikureanisme, dan Utilitarianisme.
        Paham tersebut semua berdampak negatif. Perlu kalian ketahui bahwa manusia kalo terlalu mementingkan duniawi itu akan serakah tidak ada kepuasaan yang sudah di raih rasanya ingin selalu tambah tambah tidak pernah merasa cukup
        Dengan demikian sekaya apapun manusia pasti harta tdak akan di bawa mati di alam kuburan sanah.
        Jadi kita tidak boleh mrrasa terlalu suka hidup dan cmn mementingkan hanya didunia dan hidup hanya berpoya poya karena di blik itu hanya semntara.🙂
        Terima kasih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: