All English SMA N 1 SLAWI

easy TENSES

MEMBUAT KALIMAT BAHASA INGGRIS ITU GAMPANG

(EASY ENGLISH)

By Sunarto

A. Pendahuluan

Pemelajaran Bahasa Inggris di sekolah pada umumnya masih berkendala. Bagi guru, menemukan metode yang tepat untuk setiap kompetensi merupakan kesulitan yang paling sering dialami. Para siswa mengalami kesulitan dalam banyak hal. Kosa kata, structure, budaya dan penerapannya adalah kesulitan klasik bagi mereka. Ada kendala-kendala yang menjadikan hal tersebut terjadi, misal kurangnya sarana pemelajaran.

Salah satu kesulitan siswa, structure, merupakan kesulitan yang hampir tidak ada solusinya. Hal ini dikarenakan adanya hafalan yang bagi siswa tertentu sangat sulit melakukannya. Menghafal rumusan tenses merupakan satu hal yang paling populer. Hal ini karena tenses merupakan aturan pertama yang digunakan dalam menyusun kalimat dalam bahasa Inggris.

B. Permasalahan

Bagaimana menyusun kalimat dalam bahasa Inggris dengan tenses yang benar tanpa banyak menghafal rumusan tenses?

C. Pembahasan

1. Verb Forms

Yang pertama diperhatikan yaitu bahwa kalimat dalam bahasa Inggris itu wajib ber-Subject dan ber-Predicate, atau ditulis S + P. Inti dalam membuat kalimat dalam bahasa Inggris adalah Predicate-nya, karena dalam predicate terdapat pesan yang disampaikan berhubungan dengan makna pesan tersebut. Predicate bisa bermakna harfiah sesuai arti kata kerja yang ada di dalamnya maupun bermakna kontekstual, dan juga membawa pesan waktu dilakukan, termasuk lampau, sekarang atau biasa dilakukan, yang akan datang serta telah selesai dan sedang dilakukan.

Berhubungan dengan arti harfiah kata kerja bisa dilihat di kamus bahasa Inggris, sementara pemaknaannya bisa berbeda-beda. Satu kata kerja bisa mempunyai banyak arti bergantung pada konteksnya, maka untuk membeli kamus usahakan kamus yang mempunyai banyak arti, dan contoh penggunaannya.

Waktu suatu pekerjaan dilakukan dimulai dari pengenalan bentuk kata kerja. Dalam pembahasan umum kata kerja hanya dibagi dalam tiga bentuk yaitu kata kerja yaitu kata kerja bentuk pertama (VI) atau present, bentuk kedua (VII) atau past, bentuk ketiga (VIII) atau past participle. Tetapi dalam pembahasan ini penulis menggabungkan bentuk-bentuk kata kerja yang lain sehingga ada 5 (lima) bentuk kata kerja. Yang pertama yaitu kata kerja infinitive (V-inf) atau kata kerja asal digunakan pada future tenses dan kalimat ber-modal, bentuk pertama, present (VI) digunakan pada present tenses, bentuk kedua, past (VII) yang digunakan pada past tenses, bentuk ketiga, past participle (VIII) yang digunakan pada perfect tenses dan kalimat passive, bentuk –ing (V-ing) digunakan dalam continuous tenses. Kata kerja VIII dan V-ing sering juga digunakan sebagai adjectives.

Dalam bentuk matrik seperti di bawah ini:

V-inf

(biasa diawali dengan to -)

VI

present

VII

past

VIII

past participle

V-ing

present participle

sekedar

arti

Go

go, goes

went

gone

going

pergi

Have

have, has

had

had

having

mempunyai

Make

make, makes

made

made

made

membuat

Come

come, comes

came

come

coming

datang

Do

do, does

did

done

doing

mengerjakan, melakukan

See

see, sees

saw

seen

seeing

melihat, bertemu

Structure words dan modal

Be

is, am, are

was, were

been

being

adalah, merupakan, berada dll.

Have

have, has

had

having

telah

Do

do, does

did

will

would

akan

can

could

dapat

shall

should

akan

may

might

mungkin, boleh

Must

had to

harus

dan lain-lain

2. Tense Names

Nama-nama tenses diambil 3 (tiga) nama dasar waktu yaitu;

past (lampau),

present (sekarang),

future (yang akan datang)

ditambah

perfect (rentang waktu/ telah/ selesai) dan

continuous (sedang terjadi)

Tenses terdapat pada predicate, sehingga perlu diperhatikan verb (susunan kata kerja) dalam dalam predicate.

NO

NAME OF TENSE

TIME

VERB

1

Past

lampau

VII

2

Present

sekarang

VI

3

Future

yang akan dating

will/shall + V-inf

4

Perfect

sudah, telah selesai

have + VIII

5

Continuous

sedang berlangsung

be + V-ing

6

Passive

berarti: di … / ter ….

be + VIII

Nomer pada kolom paling kiri adalah urutan penamaan tenses. Urutan terakhir, passive, tidak masuk elemen tenses, tetapi secara struktur dia masuk pada urutan terakhir pada predikat.

Penamaan tenses dimulai dari nomor 1 atau 2 lalu dilanjutkan 3, 4, 5. Nomor 1 dan 2 hanya diambil salah satu 1 atau 2, past atau present.

Tersusun 12 nama tenses utama yaitu:

Past

Past Perfect

Past Continuous

Past Perfect Continuous

Present

Present Perfect

Present Continuous

Present Perfect Continuous

Future

Future Perfect

Future Continuous

Future Perfect Continuous

Ditambah 4 nama Conditional tenses yaitu:

Past Future

Past Future Perfect

Past Future Continuous

Past Future Perfect Continuous

Penamaan dimaksud bertujuan hanya untuk mempermudah menyusun kalimat, bukan penamaan resmi.

3. Kejadian nyata dan mengungkapkannya dalam kalimat.

Untuk mengungkapkan suatu kejadian nyata menjadi kalimat, perlu dilihat kapan itu terjadi.

Misal:

1. Kemarin siang aku pulang dari sekolah sekitar jam 2 siang.

2. Ketika aku berjalan ke sekolah, aku bertemu dengan dia.

3. Dia mengajar di SD Negeri 3 Bulakamba.

4. Jarak dari Solo ke Yogya 60 km.

5. Matahari terbit dari timur.

Kalimat pertama, Kemarin siang aku pulang dari sekolah sekitar jam 2 siang, terjadi di waktu lampau (Past), tidak ada unsur selesai (Perfect) dan sedang terjadi (continuous).

Jadi hanya ada : Past : VII ===> S VII

Menjadi: Yesterday, I (VII +go= went) home from school at about 2 o’clock in the afternoon.

Sorry, it hasn’t

finished yet.

I hope it will be helpful.

10 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Kata mutiara said, on 20 February 2010 at 6:14 am

    Ga ngrti mas,aduh pusing padahal udah belajar. Enakkan langsg bljar pke film ato baca artikl

    • sunartonurnaeni said, on 14 March 2010 at 9:21 am

      sebenarnya kalo ketemu aku langsung pasti cepat tahu apa ym an aja. aku siap di ym. ada juga file pptnya kayaknya bisa di donlod.
      coba aja.

  2. Fatih said, on 18 June 2010 at 7:55 am

    Aduh saya pngn bgt bsa tenses” cs lg tes” prguruan tggi, .
    bhs.ingris bnyk kluar tenses”..

    Ym mas apa ya?
    Kali saya bisa mnta tlg bimbingan.a via ym..
    Hehe

    • sunartonurnaeni said, on 21 June 2010 at 10:17 pm

      maaf mungkin telat aku jawab. tapi paling tidak kubritahu ym ku. sun_sun_man
      tapi aku jarang ol, tak papa, kadang ketemu juga gpp. bisa off line juga kan.

    • sunartonurnaeni said, on 21 June 2010 at 10:29 pm

      you can download my presentation on page tenses PRESENTATION, gratis dan mudah

  3. putra wahyu said, on 4 November 2010 at 2:47 pm

    haduh pak..
    makin muter2.. hehee

  4. djoko mudjiiono s said, on 19 November 2010 at 3:23 pm

    Sebenernya yang penting siswa bisa membuat kalimat dengan tenses yang tepat apa bila siswa mengungkapkan suatu kalimat dalam bahasa Inggris. Siswa tidak perlu tahu nama tensesnya. Siswa dilatih membuat kalimat yang frekunesi pemakaiannya lebih sring dipakai berdasarkan pola kalimat dasar tenses itu sendiri. Kegiatan belajar terfokus pada translation. Saya sudah mempraktekkan pada siswa saya dan anak kandung saya sendiri.
    Anak saya bisa membuat kalimat bahkan cerita dengan tenses yanag benar. semenjak klas 6 SD. Pada waktu klas 8 SMP dia tanya kepada saya begini “Pak yang namanya Present Perfect tense yang seperti apa?” Padahal dia sudah sering memakainya. …..

    • sunartonurnaeni said, on 19 November 2010 at 5:36 pm

      Terimakasih Anda telah membacanya.
      Dan apresiasi Anda cukup menyenangkan saya, sehingga tulisan saya ini paling tidak sebagai wacana. Untuk anak-anak yang mulai belajar teori kebahasaan Inggris, mungkin tulisan saya agak diperlukan.
      Pengalamana Anda memang sangat baik dan betul. Seperti orang asli berbahasa Inggris, yang diperlukan hanya bisa menggunakannya secara lisan dan tertulis tidak perlu teori. Sedangkan tulisan saya ini sekedar teori yang diperlukan bagi orang-orang yang sedang belajar bahasa Inggris bukan dari kecil.
      Ini hanya asal saya tulis dulu dari pengalaman bagaimana anak-anak SMA yang mestinya sudah bisa membuat kalimat seperti anak Anda tetapi sama sekali belum, padahal mereka segera keluar dari SMA, tidak sempat saya mengajari dari menterjemahkan padahal mereka tidak menggunakannya.
      Sekali lagi terimakasih yang serius. Saya senang sekali telah ada yang membaca dan memberi komentar lagi.

      • djoko mudjiono s said, on 20 November 2010 at 6:15 pm

        Bapak memang benar. Biasanya anak klas 12 di SMA saya baru bisa menulis kalimat dasar untuk mengungkapkan kalimat2 yang memang frekuensi pemakaiannya tinggi bagi siswa dengan berbagai tenses yang sering terpakai, setelah saya beri caranya. Biasanya pada 3 bulan pertama saya malah cuma ngajar bagaimana membuat kalimat2 dasar. Saya berani lepas dari kurikulum. Setelah itu saya masuk ke materi kelas 12. Tetapi kadang kala mereka harus di latih lagi berulang-ulang selain mempersiapkan UN. Kenapa saya melakukan hal tersebut? Saya tidak ingin anak didik saya hanya lulus membawa nilai bagus tanpa kapabilitas sama sekali. Paling tidak mereka punya dasar menulis kalimat-kalimat dasar bahasa inggris. BIarkan saja para ahli pendidikan bahasa Inggris mau bilang apa. Saya punya tanggung jawab moral pada anak didik saya. Mereka kan tidak tahu kapabilitas siswa2 SMA yang sesungguhnya.

  5. sunartonurnaeni said, on 20 January 2011 at 7:02 pm

    Mas Joko, terimakasih banyak. ide jenengan juga bagus. Saya juga melatih siswa2 saya untuk menulis setelah itu. lalu kami koreksi bareng murid diperlihatkan pada semua murid, mana yang salah, kita betulkan. sebagian murid bisa menangkap tapi sebagian lain masih meragukan.

    Untuk murid kelas xii sebenarnya saya lebih banyak menyiapkan mereka untuk lolos ke perguruan tingginya. saya bersama siswa coba mengerjakan soal2 dari perguruan tinggi yang dikumpulkan para siswa.

    terus terang ujian nasional sekarang tidak menantang dan sulit diprediksi kosakatanya. Jadi agak saya abaikan. Kalo boleh bilang, sebenarnya saya lebih senang bila skl menyebutkan tema, bukan genre. mkasih, mas Joko.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: